Thursday, July 24, 2014

SEDEKAH:Ingin Kaya?

Ingin Kaya? Sesekali Lakukan Sedekah Ekstrem

sedekah-SEDEKAH

Ippho Santosa, motivator yang sekaligus pakar otak kanan, menyarankan agar orang mau bersedekah minimal 10% dari jumlah yang biasa diterima. Hal itu diungkapkan saat mengisi acara seminar motivasi di kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (3/12/2013).

“Sedekah itu berapa? Minimal saran saya itu 10% dari yang biasa kita terima. Kalau kita biasa terima Rp10 juta per bulan, sedekahnya Rp1 juta,” ujarnya, Selasa (3/12/2013).

Dia menyarankan agar persentase sedekah itu ditingkatkan secara bertahap. Menurutnya, sesekali juga perlu dilakukan sedekah yang ekstrem, misalnya sedekah barang berupa jam tangan, handphone, mobil, atau bahkan rumah. “Sekali-sekali sedekah mesti ekstrem, lakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan,” ujarnya.

Ippho mengatakan sedekah itu membuat orang menjadi kaya. Kebanyakan orang otak kiri berpikir bahwa cukup rezeki dulu atau setelah berhasil melakukan sesuatu, baru kemudian sedekah. Menurut Ippho, pemikiran seperti itu terbalik.

“Kebalik, sedekah dulu baru nanti misalnya deal-nya atau negosiasi yang sedang dikerjakan itu goal. Sedekah itu kaya pelumas, action itu mesinnya,” ujarnya.

DIa menambahkan, jika ingin agar rezeki lancar dan keinginan serta impian hidup kita terkabul, jangan lupa meminta ridho orangtua. Serta, jangan sampai kita sendiri tidak ikhlas atau dengki dengan rezeki yang didapat orang lain.

“Karena Demi Allah, tidak ada yang menghalangi rezeki kita, selain diri kita sendiri yang tidak ridho atau dengki dengan rezeki orang lain. Dengki itu menutupi rezeki. Ada 3D yang menghalangi rezeki yaitu dengki, dendam, dongkol, 3 sifat ini harus dibuang,” ujarnya. 

Ippho bercerita, dirinya dulu lahir di keluarga yang sangat miskin. Di sebuah rumah tipe 21, dia tinggal bersama keluarganya beserta orang lain yang diperbolehkan oleh ibunya untuk menumpang tinggal di situ.

“Ada yang numpang di situ, bertahun-tahun. Ibu saya miskin, tapi mentalnya kaya. Saya baru mengerti sekarang, bahwa fadilah-nya bekerja untuk saya sekarang. Buahnya saya petik sekarang,” ujarnya.

Di akhir acara, Ippho mengajak seluruh hadirin untuk mengeluarkan sedekahnya dan ternyata, setelah dihitung jumlah sedekah yang terkumpul Rp6 juta. Sedekah tersebut kemudian akan disalurkan untuk panti asuhan.

Editor : Asep Dadan Muhanda
Sumber:http://m.bisnis.com

PERBANYAK SEDEKAH

sedekah-shodaqoh
PERBANYAK SEDEKAH: Seminar 7 Keajaiban Rezeki oleh Ippho Santosa

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh Tuhan semesta alam, pada hari ini, Selasa, 10 Desember 2013, Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang sukses menyelenggarakan Seminar "7 Keajaiban Rezeki" di Unique Ballroom, Harris Hotel and Convention, Malang. Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari para pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan di wilayah Malang Raya mengikuti acara tersebut dengan sangat antusias dari awal hingga akhir acara seminar. Ippho Santosa, sang pembicara, benar-benar telah "menyihir" seisi ruangan menjadi sebuah wadah inspirasi yang membuat setiap orang yang ada di dalamnya bersemangat untuk belajar bagaimana membuka rahasia percepatan rezeki, sebagaimana telah ia tuangkan dalam buku best seller "7 Keajaiban Rezeki".  Seminar dibuka oleh Kepala Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang, Budi Setiawan, pada pukul 09.00 WIB.

Dalam seminar yang juga menghadirkan Ar Ar Aryaman, Kepala Bidang Penelaahan Keberatan dan Banding Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III sebagai keynote speaker ini, Ippho Santosa memulai dengan menjelaskan bagaimana karakteristik pola pikir manusia yang memiliki kecenderungan dominan otak kanan maupun otak kiri. Bahasan mengenai hal ini mampu dikemas dengan spektakuler oleh Ippho Santosa sehingga membuat materi selanjutnya yang mencakup penjelasan detail mengenai 7 Keajaiban rejeki tak kuasa dilewatkan para peserta seminar. Salah satu materi yang cukup menyita perhatian dan merasuk dalam emosi peserta adalah "Sepasang Bidadari". Ippho menyebutkan bahwa yang dimaksud Sepasang Bidadari ini adalah orang tua dan pasangan kita. 

Ippho menggungah para peserta akan pentingnya melayani, berbakti, dan berbagi dengan orang tua dan pasangan sebagai salah satu kunci rezeki. Hal ini disampaikan dengan cara introspeksi diri dengan meminta peserta menutup mata dan mengikuti narasi introspeksi diri tersebut. Pada akhir sesi ini, mayoritas peserta menangis dan bersedih. Suasana melankolis tiba-tiba saja memenuhi setiap sudut ruangan, namun energi positif spontan tertanam dalam diri tiap peserta. Ippho juga menekankan bagaimana pentingnya peranan ridho terhadap orang lain, sedekah, dan membantu orang lain sebagai hal-hal yang akan membuka pintu rezeki manusia.

Pada akhir seminar, Ippho mengajak para peserta untuk melakukan sedekah setelah materi kekuatan sedekah sebagai "Perisai Langit" disampaikan. Segala puji bagi Allah yang Maha Pemberi Rezeki, yang membuat jumlah sedekah mencapai Rp 11.640.000,00, 1 pena bermerk terkenal, 1 buah cincin emas, 1 buah gelang, dan 1 buah jam tangan. Sedekah ini akan disalurkan oleh Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang ke Badan Amal dan Panti Asuhan.

Suber:http://www.bppk.depkeu.go.id

Manfaat dan Tata Cara Bersedekah

sedekah-sedekah
Manfaat dan Tata Cara Bersedekah

Sedekah adalah isti­­lah dalam Islam yang berarti pemberian atau amal seseorang kepada orang lain secara su­­ka rela, seperti misalnya mengeluarkan har­ta dengan niat mencari ridho dari Allah SWT. Namun sedekah sendiri artinya luas, ti­dak hanya mengeluarkan harta. Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa: “Se­ga­la bentuk kebaikan adalah sedekah” (HR Muslim).

Anjuran untuk bersedekah bagi kaum Muslimin juga terdapat dalam Alquran, yaitu: ‘’Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bi­si­kan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) mem­be­ri sedekah, atau berbuat ma’ruf atau menga­da­kan perdamaian di antara manusia. Dan ba­rang­siapa yang berbuat demikian karena men­cari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.’’ (QS An Nisaa [4]: 114)

Manfaat bersedekah juga banyak. Pertama se­per­ti yang sudah dijelaskan di dalam Alquran: “Orang-orang yang menafkahkan har­ta­nya di malam dan di siang hari secara ter­sem­bunyi dan terang-terangan, maka mere­ka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Q.S Al-Baqarah [2:274])

Kedua, Nabi Muhammad juga SAW ber­sab­da: “Bersegeralah bersedekah, sebab ba­la bencana tidak pernah bisa mendahului sede­kah (HR Imam Baihaqi).” Ketiga, “Sedekah da­pat menghapus dosa sebagaimana air me­ma­damkan api (HR Tirmidzi).” Keempat, Men­da­pat naungan di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda, “Seorang yang bersedekah de­ngan tangan kanannya, ia menyembunyikan amal­nya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak menge­tahui apa yang disedekahkan oleh ta­ngan kanannya (HR. Bukhari).”

Namun bersedekah pun juga ada tata cara­nya agar sedekah yang diberikan benar-benar da­pat menjadi amal yang baik. Bersedekah ha­rus dari hasil yang halal, semua perkara atau uang yang kita sedekahkan kepada golongan yang memerlukan mesti terdiri daripada hasil yang halal. Karena, pemberian yang halal akan meng­gu­gurkan dosa dan mendatangkan pahala. Seki­ranya seseorang bersedekah dengan harta yang haram, dia tidak akan memperolehi seba­rang kebaikan kecuali azab kerana memberi se­­sua­tu yang haram kepada orang lain.

Sedekah dengan niat yang ikhlas. Maksudnya ada­lah sedekah dengan seikhlas hati, bukan mengung­kit, merungut, membidas dan menyakiti hati orang yang menerima sedekah karena per­bua­tan ini haram dan akan merosakkan niat ber­se­­dekah. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 264 ber­mak­sud, Allah telah membandingkan orang yang mengungkit dalam amalan sedekahnya se­per­­ti “Batu licin yang terdapat tanah diatasnya, kemu­dian batu itu ditimpa hujan lebat. Setelah hujan re­da, batu itu sudah licin dan tiada lagi tanah di atas­nya. Demikian juga dengan orang yang kafir dan riak. Mereka gagal mendapat satu ganjaran pa­ha­la daripada apa yang telah diusahakan. Dan ingatlah bahawa Allah tidak akan memberi pe­tun­juk kepada kaum kafir.”

Terakhir, sedekah untuk menyucikan diri dan har­ta. Surah Al-Taubah ayat 103 membuktikan ba­ha­wa, “Ambil sedekah daripada harta mereka un­tuk membersihkan dan menyucikan mereka, dan doakanlah mereka. Sesungguhnya doa kau itu menjadi ketenangan hati mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ayat ini mewakili dua perkara utama iaitu barang yang harus disedekahkan dan sebab untuk bersede­kah. Sedekah bertujuan membersihkan jiwa dan har­ta yang dimiliki.”

Sedekah bukan sekadar memberi, amalan ini mempunyai banyak manfaat yang perlu kita ke­ta­­hui. Manfaat sedekah bukan hanya dirasakan oleh penerima atau pihak yang kita beri sedekah, na­mun manfaat sedekah itu juga mampu kita ra­sa­kannya. Amalan sedekah sangat digalakkan da­lam Islam, karena kita mampu memberikan ke­se­nangan dan kebahagiaan kepada pihak yang me­mer­lukan. Lebih-lebih lagi kepada golongan yang betul-betul memerlukan bantuan.

Sumber:http://bestari.umm.ac.id

Wednesday, July 23, 2014

Sedekah 10 Ribu, Dibalas 10 Juta!

Sedekah 10 Ribu, Dibalas 10 Juta!

KISAH ini dialami oleh teman baik saya saat bulan Ramadhan kemarin. Sebuah kisah yang membuka mata hati saya, karena saya tahu prosesnya dari awal hingga balasan sedekah itu diterima. Kini kisah ini saya bagikan pada Anda, semoga bermanfaat dan menambah semangat kita untuk selalu bersedekah walau dalam kesempitan atau dirundung masalah.

sedekah
Teman saya saat bulan Ramadhan kemarin baru satu bulan pindah dari pekerjaan lamanya. Dia memilih menjadi marketing properti di salah satu perusahaan pengembang perumahan. Hampir 2 bulan bekerja, teman saya belum bisa menjual satu pun rumah di perusahaan tersebut. Padahal tiap bulan dia mendapat gaji yang lumayan, hal inilah yang membuat dia tidak enak.

Ditengah keputusasaan tersebut, dia ingat akan kekuatan sedekah. Akhirnya dia berniat menyedekahkan hartanya untuk mengatasi permasalahan hidupnya. Dia menyedekahkan uang Rp. 10.000,- untuk panti asuhan dengan harapan Allah mau melancarkan pekerjaannya.



Sungguh diluar dugaan, dalam kurun waktu 1 jam saja, Allah memberi kelancaran bagi pekerjaannya. Dia bisa menjual 4 rumah sekaligus hari itu. Dengan nilai komisi…. 10 juta..!! Silahkan dihitung berapa kali lipat Allah membalas sedekah dia.Mengapa balasannya sangat besar? Karena uang 10 ribu waktu itu, sangat berarti bagi teman saya.Anda tahu berapa uang yang dia miliki saat menyedekahkan 10 ribu tersebut? Uang yang dimiliki di dompetnya tidak lebih dari 20 ribu. Dia hanya menyisakan uang bensin untuk pulang ke rumah.

Ini sangat berhubungan dengan artikel sedekah ekstrem yang pernah saya tulis. Saat kita punya keyakinan tinggi akan kekuatan sedekah, Allah akan benar-benar membuktikannya pada anda. Saat anda yakin Allah akan menolong lewat sedekah anda, Allah akan bener-benar menolong “SAAT ITU JUGA” seperti yang dialami teman saya. [SPU/islampos]
Sumber:http://www.islampos.com

Sedekah Membuka Pintu Rezeki

Sedekah Membuka Pintu Rezeki

"Sedekah adalah benteng kita agar terhindar dari api neraka sekaligus membukakan pintu rezeki. Sedekah juga akan menjadikan kita menjadi pribadi yang kaya raya" Berkah sedekah telah terbukti memberikan banyak manfaat kepada orang yang telah bersedia dengan ikhlas menyisihkan sebagian harta kekayaannya untuk membantu anak yatim dan kaum dhuafa. Sedekah adalah benteng kita agar terhindar dari api neraka dan sekaligus mampu membukakan pintu rezeki. Seperti sering kita dengar bahwa dengan bersedekah kita tidak akan menjadi miskin. Justru sebaliknya rezeki akan dilipat gandakan, bahkan melebihi 700 kalinya.

sedekah-sedekah
Harta kekayaan bukanlah sesuatu yang akan dibawa mati sebagai bekal hidup di akhirat, justru terkadang kekayaan mampu merusak amal ibadah seseorang jika tidak pernah memanfaatkannya untuk kebaikan seperti yang telah di perintahkan Alloh SWT. Kekayaan yang sebenarnya bukanlah banyak harta melainkan kekayaan jiwa, dimana dengan bersedekah maka seseorang akan memperoleh banyak keberkahan dan ridho dari Alloh SWT.

Rahasia Sedekah
Mengapa kita diperintahkan Alloh untuk memperbanyak sedekah? Karena selain sedekah membuka pintu rezeki dalam sedekah juga mengandung banyak rahasia seperti :
  1.     Sedekah akan menyembuhkan berbagai penyakit.
  2.     Sedekah menjauhkan kita dari segala masalah dan kesulitan.
  3.     Sedekah akan menyelamatkan kita dari segala keburukan.
  4.     Sedekah dapat memberikan ketenangan hati dan jiwa.
  5.     Sedekah membuka pintu rezeki.
  6.     Sedekah memberikan kita umur panjang.
  7.     Sedekah mensucikan harta dan jiwa.
  8.     Sedekah menghapuskan dosa.

Jangan ragu lagi untuk melakukan sedekah, karena sedekah akan menjadikan kita menjadi pribadi yang kaya raya. Sedekah juga merupakan bagian dari ibadah yang berkaitan dengan lingkungan dan sosial. Sedekahlah dengan ikhlas dan yakinlah bahwa Allah akan menepati janjiNya. Semoga bermanfaat.

Menanamkan Kecintaan Bersedekah

Menanamkan Kecintaan Bersedekah

“Bersedekahlah kamu walau hanya dengan secuil kurma, karena hal itu dapat mengganjal perut orang yang lapar dan menghapuskan kesalahan sebagaimana air dapat memadamkan api.” (shahih al-jami’ ash-shaghir no 2951)

Harta yang kita miliki saat ini adalah milik Allah. Hanya sebagai pinjaman atau titipan, yang menjadi ujian bagi kita. Yang pada suatu hari nanti kita harus mengembalikannya dan mempertanggungjawabkan atasnya. Itulah mengapa disyariatkannya bersedekah, yakni untuk menyucikan harta kita dari hak-hak yang seharusnya diberikan. Maka bijaklah jika kita sebagai orang tua mulai menanamkan kecintaan bersedekah pada anak-anak sejak usia dini.

sedekahku
Tanamkan kepedulian. Akar empati sesungguhnya bisa dan sangat mudah ditumbuhkan pada saat anak-anak masih kecil. Pertama, ajaklah mereka untuk menjadi pengamat kehidupan. Biarkan mereka menilai bagaimana kehidupan orang-orang papa dan fakir, juga anak-anak jalanan yang harus mengamen. Munculkan ide-ide untuk diskusi. Mintalah mereka untuk mengungkapkan perasaan-perasaan terdalam mereka terhadap apa yang mereka saksikan. Kedua, motivasi mereka untuk berbuat. Misalnya, bantu mereka untuk mengumpulkan pakaian-pakaian lama yang masih layak pakai, atau buku-buku cerita, atau menyisihkan uang jajan. Lalu ajak mereka untuk memberikannya kepada yang berhak.

Beritahu mereka bahwa bersedekah bukan akan mengurangi apa yang mereka miliki, namun akan menjaga harta dari musibah, kerusakan, hilangnya keberkahan, bahkan ganti yang lebih baik. Anda mungkin perlu membacakan kisah-kisah teladan tentang kejaiban bersedekah pada si kecil.

Berikan contoh. Anak-anak meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Jika anak terbiasa melihat Anda senang “mengulurkan tangan” untuk menolong dan memberi, maka secara otomatis ia akan meniru apa yang Anda lakukan.

Akan tetapi, jika anak Anda menolak untuk memberikan barang miliknya untuk sedekah, jangan paksa ia untuk melakukannya. Hal ini biasa terjadi pada anak-anak. Mereka masih sering menganggap penting sebuah barang sekalipun barang tersebut telah usang. Usulkan barang yang lain yang sekiranya anak Anda mau menyedekahkannya. Sambil perlahan-lahan Anda memberinya pengertian.

Sediakan kotak khusus. Anda boleh saja meletakkan sebuah kotak khusus untuk meletakkan barang-barang yang hendak disedekahkan. Ajaklah anak-anak berlomba memenuhi kotaknya. Jika telah penuh, mintalah mereka untuk membantu Anda merapikan barang-barang tersebut dan pergi bersama-sama memberikannya pada yang berhak. (http://pondokibu.com/)

SEDEKAH tidak harus banyak. Sedikit tapi ikhlas lebih berharga di mata Allah SWT. Apalagi bila dilakukan rutin. Cerita sederhana dari seorang anak kecil yang sudah dididik orang tuanya untuk selalu berbagi dengan orang lain yang lebih membutuhkan justru menyelamatkan jiwanya.

Sebuah rombongan murid TK dan para gurunya sedang mengadakan tour. Di tempat wisata, salah seorang anak didiknya melihat pengemis kecil, dia langsung merogoh sakunya dan memberikan satu lembar uang lima ribu. Gurunya melihat peristiwa itu lalu menegurnya, “Jangan banyak-banyak sayang kalau memberi pengemis.”

Si bocah kecil menjawab,”Kasihan dia, Bu!” Gurunya sejenak tertegun dengan jawaban si bocah tadi, Ibu guru tersebut malah justru terkesan dengan muridnya yang dermawan tersebut. Sampai-sampai dia menceritakan hal itu kepada guru-guru yang lain. Ketika rombongan pulang dari tempat wisata tiba-tiba bus yang mereka tumpangi mengelamai kecelakaan. Beberapa anak-anak murid TK tersebut meninggal dunia dan selebihnya terluka. baik luka parah maupun luka ringan.

Ketika orang tuanya mencari-cari dengan gelisah tentang keberadaan dan kondisi anaknya, seorang guru yang sedang terbaring di tempat tidur rumah sakit berkata kepada orang tua bocah itu,”Pak… bu,,,anak bapak selamat. Mungkin karena keajaiban sedekah ya pak!?,,tadi saya melihat anak bapak memberikan uang lima ribuan kepada pengemis kecil di tempat wisata. Bahkan saya sempat menegur , jangan banyak-banyak ya sayang…, tetapi anak bapak menjawab, katanya kasihan ….”

Orang tua si bocah langsung mengucap syukur karena anaknya rupanya selamat, cuma luka kecil. Luka yang tidak seberapa itu menyadadarkan si ibu guru bahwa sedekah anak kecil yang diberikan dengan tulus telah menyelamatkan jiwanya. Si Ibu guru telah disadarkan dengan perilaku muridnya yang selama ini belum pernah diajarkan olehnya. Subhanalloh. [kunfayakun] islampos

Sunday, July 20, 2014

Sedekah 1 Juta Ibu Janda Itu Dibalas Tunai Oleh Allah

Sedekah 1 Juta Ibu Janda Itu Dibalas Tunai Oleh Allah

SEORANG ibu berusia 59 tahun bernama Hastuti di Jati Asih Bekasi saat itu sedang gamang. Ia tengah berdiri di sebuah konter bank setelah menarik dana sebesar Rp. 1 juta dari Teller. Rasa sedih menghinggapinya lagi. Hampir saja ia menangis meratapi jumlah saldo tabungannya yang kini tersisa Rp. 7 juta sekian. Bukan masalah duit yang tersisa yang sebenarnya yang membuat ia hampir menangis. Namun, sungguh saldo itu semakin jauh saja dari Biaya Setoran Haji yang berjumlah 28 juta.

Sudah berkali-kali ia mencoba menyisihkan uang yang ia miliki untuk dapat berhaji. Namun sudah berulang kali angka saldo itu tidak pernah lebih dari Rp 8 juta. Setiap kali sampai angka tersebut, selalu ada saja keperluan mendesak yang harus ia tutupi. Jadi, saldo di tabungan bukannya makin bertambah, yang ada selalu kurang dan berkurang. 

http://rahasia-sedekah.blogspot.com/
Semalam Hastuti tak kuasa menahan gundahnya. Ia laporkan kegalauannya kepada Tuhan Yang Maha Mendengar dalam doa & munajat.Seolah mendapat ilham dari Allah, paginya ia menarik dana sebesar 1 juta. Kali ini dana yang ia tarik bukan untuk keperluannya pribadi, namun uang sejumlah itu akan ia infakkan kepada anak-anak yatim yang berada di lingkungannya.

Sejak pagi, ibu Hastuti sudah keluar dari rumah. Menjelang sore, baru ia kembali setelah mengambil uang di bank dan kemudian membagikannya kepada anak-anak yatim di sekitar.Ia tiba di rumah pada pukul setengah empat sore. Ia langsung menuju kamar. Usai ganti baju dan shalat Ashar, ia panggil pembantunya yang bernama Ijah untuk membuatkan secangkir teh.

Ijah pun datang dan membawakan teh untuk sang Majikan. Dalam rumah seluas 200 meter itu, hanya mereka berdua yang mendiami. Ibu Hastuti adalah seorang perempuan yang sudah belasan tahun menjanda. Ia memilik 3 orang putra dan 2 putri. Kini semuanya telah berkeluarga dan meninggalkan rumah. Ibu Hastuti tinggal sendiri bersama Ijah dalam masa tuanya. Hal ini mungkin adalah sebuah potret lumrah masyarakat modern Indonesia zaman sekarang.

Saat Ijah datang membawa teh pesanan majikannya. Setelah meletakkan cangkir teh di meja, Ijah mendekat ke arah majikannya untuk memyampaikan sebuah berita.“Bu…, tadi saat ibu pergi, den Bagus datang kira-kira jam 9. Ia tadinya mencari ibu, tapi karena ibu gak ada di rumah, ia nulis surat dan nitipkan sebuah amplop cokelat.” Ibu Hastuti pun kemudian mengatakan, “Oalah… Kok nggak bilang-bilang kalau mau datang. Aku khan juga kangen. Sudah lama gak ketemu. Ayo, mana Jah suratnya. Mungkin dia juga kesel sudah datang jauh-jauh tapi gak ketemu dengan bundanya.”

Ijah pun masuk kembali untuk mengambil surat den Bagus dan amplop yang dititipkan. Amplop cokelat itu seperti berisikan sejumlah uang. Bentuknya pun tebal. Apalagi dalam amplop tersebut bertuliskan logo sebuah bank. Namun hasrat untuk membuka amplop itupun ditahan oleh Bu Hastuti. Tangannya kemudian bergerak ke selembar kertas yang disebut sebagai surat oleh Ijah.

Bu Hastuti mulai membacanya. Diawali dengan basmalah dan salam, surat itu dibuka. Tak lupa ucapan dan doa kesehatan untuk bunda dari anak-anaknya.Tak lebih dari 2 menit, surat itu telah selesai dibaca oleh ibu Hastuti. Namun dalam masa yang singkat itu, air mata membanjiri kedua matanya, mengalir deras menetesi pipi dan beberapa bulir terlihat jatuh di surat yang ia pegang. Kemudian ia pun mengintip uang yang berada dalam amplop cokelat itu. Kemudian ia berucap kata “Subhanallah!” berulang-ulang seraya memanjatkan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan atas anugerah yang tiada terkira.

Seusai mengontrol hatinya, ia segera menelpon Bagus, anak pertamanya. Saat nada sambung terdengar, ia menarik nafas yang dalam. Begitu tersambung, bu Hastuti langsung mengucapkan salam dan mengatakan,“Terima kasih ya Nduk… Subhanallah, padahal baru semalam ibu berdoa mengadu kepada Allah kepingin berhaji, tapi ibu malu mau cerita kepada kalian semua. Takut ngerepotin… Eh, kok malah pagi-pagi kalian semua sudah nganterin duit sebanyak itu. Makasih ya, Nak… Nanti ibu juga mau telponin adik-adikmu yang lain. Semoga murah rezeki dan tambah berkah!”

Di seberang sana, Bagus putra pertamanya berkata, “Sama-sama bu… Itu hanya kebetulan kok. Beberapa hari lalu, saya ajak adik-adik untuk rembugan supaya dapat menghajikan ibu. Kebetulan kami semua lagi diberi kelapangan, maka Alhamdulillah uang itu dapat terkumpul. Mudah-mudahan ibu bisa berhaji selekas mungkin….” Nada suara Bagus terdengar ceria oleh ibunya. Seceria hati Hastuti kini. Sudah lama ia bersabar untuk dapat berhaji ke Baitullah.

Alhamdulillah setelah penantian sekian lama, Allah lapangkan jalan bu Hastuti untuk datang ke rumah-Nya dengan begitu mudah. Dengan dana Rp 30 juta dari anak-anaknya, niat untuk berhaji pun ia wujudkan pada tahun 2004. [islampos/sudahtahukahanda]
Sumber:http://www.islampos.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India